Pasca.umsida.ac.id — Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PPS Umsida) memperkuat kerja sama dengan SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam melalui penandatanganan MoU-MoA, pendampingan manajemen sumber daya manusia (SDM), penguatan tata kelola lembaga, serta sosialisasi Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI), Kamis (19/6/2026).
Baca Juga: Wisuda ke-47 Umsida Lepas 1.116 Lulusan, Siap Cetak Alumni Berdaya Saing Global
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana Umsida dalam memperluas kemitraan dengan lembaga pendidikan Islam. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan profesionalisme guru, pengembangan kompetensi pendidik di era digital, serta penguatan tata kelola sekolah yang adaptif dan berkelanjutan.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Prof Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, Plt Direktur Pascasarjana sekaligus Wakil Rektor I Umsida. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen kelembagaan Umsida dalam menghadirkan program pendampingan yang berdampak bagi sekolah, sekaligus membuka akses studi lanjut bagi guru dan tenaga kependidikan melalui program magister yang relevan dengan kebutuhan lembaga pendidikan.
Perguruan Tinggi Hadir sebagai Mitra Sekolah
Dalam arahannya, Prof Hana menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu hadir sebagai mitra strategis bagi sekolah. Menurutnya, kerja sama antara kampus dan lembaga pendidikan tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus memberi manfaat nyata bagi pengembangan mutu pendidikan.
“Perguruan tinggi harus hadir sebagai mitra sekolah, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam penguatan SDM, tata kelola, inovasi pembelajaran, dan peningkatan mutu lembaga. Melalui kerja sama ini, kami berharap Pascasarjana Umsida dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sekolah Islam yang unggul dan berkelanjutan,” ujar Prof Hana.
Ia menambahkan, kerja sama dengan SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam diharapkan menjadi pintu masuk kolaborasi berkelanjutan antara Umsida dan lembaga pendidikan Islam di Batam.
SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam merupakan salah satu sekolah dasar Islam yang terus berkembang dan mendapat kepercayaan masyarakat. Saat ini, sekolah tersebut memiliki sekitar 600 peserta didik. Jumlah tersebut menjadi bukti kepercayaan masyarakat sekaligus amanah bagi sekolah untuk terus memperkuat mutu layanan pendidikan, kualitas guru, dan tata kelola kelembagaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam, Syarifah Yusmillaah SPdI, beserta seluruh pengajar. Kehadiran para guru menunjukkan komitmen sekolah dalam meningkatkan kapasitas SDM untuk menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan mendatang.
Penguatan Manajemen SDM dan Tata Kelola
Penandatanganan MoU-MoA antara Pascasarjana Umsida dan SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam menjadi langkah awal penguatan kerja sama kelembagaan. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi SDM, pendampingan guru, penguatan tata kelola sekolah, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta perluasan akses studi lanjut bagi guru.
Dalam kegiatan tersebut, Dr Ida Rindaningsih MPd hadir sebagai pemateri dalam penguatan manajemen SDM dan tata kelola lembaga pendidikan. Ia menekankan bahwa keberhasilan sekolah tidak cukup hanya ditentukan oleh banyaknya program kerja, tetapi juga oleh kemampuan lembaga dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti setiap program secara konsisten.
“Sekolah yang ingin terus berkembang harus memiliki sistem manajemen yang adaptif. Program yang baik perlu didukung oleh SDM yang kuat, budaya kerja yang sehat, serta tata kelola yang jelas. Dengan begitu, sekolah dapat menjaga mutu layanan pendidikan dan menjawab kebutuhan peserta didik, orang tua, maupun masyarakat,” jelas Dr Ida.
Menurutnya, guru, kepala sekolah, dan pengelola lembaga perlu mampu membaca perubahan, mengantisipasi tantangan, serta membangun budaya kerja yang terus belajar. Dengan tata kelola yang baik, sekolah dapat memperkuat kualitas layanan pendidikan secara lebih terarah.
S2 MPI Umsida Jadi Peluang Studi Lanjut Guru
Sementara itu, Dr Eni Fariyatul Fahyuni MPdI memberikan penguatan terkait pengembangan kompetensi guru di era digital sekaligus mengenalkan keunggulan S2 MPI Umsida.
Ia menegaskan bahwa guru sekolah dasar Islam saat ini tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga perlu menjadi pembimbing, inovator, teladan, dan penggerak mutu di lingkungan sekolah.
“Guru di era digital perlu terus meningkatkan kompetensi. Mereka tidak cukup hanya menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi, merancang pembelajaran kreatif, membangun komunikasi efektif dengan peserta didik dan orang tua, serta menjadi penggerak budaya mutu di sekolah,” ungkap Dr Eni.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Eni juga menyampaikan bahwa S2 MPI Umsida dapat menjadi rujukan studi lanjut bagi guru SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi kepemimpinan pendidikan, manajemen mutu, pengembangan SDM, supervisi, tata kelola lembaga, inovasi pendidikan, dan transformasi lembaga pendidikan Islam.
Kepala SD Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam, Syarifah Yusmillaah SPdI, menyambut positif kegiatan pendampingan tersebut. Menurutnya, penguatan kompetensi guru menjadi kebutuhan penting sekolah, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan karakter peserta didik, dan tuntutan mutu pendidikan yang semakin tinggi.
“Kami menyambut baik kerja sama dan pendampingan dari Pascasarjana Umsida. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami, terutama dalam memperkuat kompetensi, memperbaiki tata kelola, dan membuka peluang studi lanjut agar kualitas pendidikan di sekolah semakin meningkat,” tutur Syarifah.
Selain pendampingan, tim Pascasarjana Umsida juga menyampaikan informasi mengenai skema beasiswa dan peluang kemitraan yang dapat dimanfaatkan oleh guru.
Para guru terlihat antusias mengikuti forum yang berlangsung dialogis dan interaktif.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

















