Pasca.umsida.ac.id – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Yudisium I di Ruang Pleno B GKB 1 Lantai 7 Umsida, Ahad (21/6/2026).
Baca Juga: Baitul Arqam Ortom 2026, Perkuat Karakter dan Sinergi Kader Muhammadiyah di Umsida
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena menjadi yudisium perdana sejak Program Pascasarjana Umsida resmi berjalan.
Sebanyak 82 peserta mengikuti yudisium tersebut. Mereka terdiri dari 66 peserta dari Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan 16 peserta dari Program Studi Magister Manajemen (MM).
Mengusung tema “Post-Graduate Excellence for Sustainable Impact: Menguatkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Kontribusi bagi Masyarakat”, kegiatan ini menegaskan komitmen Pascasarjana Umsida dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Momen Bersejarah Pascasarjana Umsida
Direktur Program Pascasarjana Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, menyampaikan bahwa Yudisium I ini menjadi catatan penting dalam perjalanan akademik Pascasarjana Umsida.
“Selamat kepada Bapak-Ibu peserta yudisium yang telah menyelesaikan proses akademiknya. Hari ini akan terukir dalam sejarah Umsida sebagai lulusan pertama Pascasarjana Umsida,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pascasarjana Umsida masih berada pada fase awal penguatan kelembagaan.
Surat keputusan pendirian Program Pascasarjana diterbitkan pada 1 Juni 2026, sehingga pelaksanaan yudisium perdana ini menjadi bagian penting dari proses konsolidasi akademik.
Meski baru berjalan, Pascasarjana Umsida telah menaungi beberapa program studi magister.
Selain MPI dan MM yang telah meluluskan mahasiswa pada yudisium pertama ini, terdapat pula program studi lain yang sedang berproses secara akademik, yakni Magister Inovasi Sistem dan Teknologi, Magister Pendidikan Dasar, dan Magister Ilmu Komunikasi.
82 Peserta Lulus Kurang dari Dua Tahun
Dalam laporan akademiknya, Prof Hana menyampaikan bahwa seluruh peserta Yudisium I Pascasarjana Umsida berhasil menyelesaikan studi kurang dari dua tahun.
Capaian ini menjadi salah satu indikator keseriusan mahasiswa dalam menempuh pendidikan magister.
“Peserta Yudisium hari ini sebanyak 82 peserta, dengan rincian dari Prodi MPI sebanyak 66 dan dari Prodi MM sebanyak 16. Yang paling membanggakan, semuanya lulus kurang dari dua tahun,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa capaian indeks prestasi kumulatif para peserta telah melampaui standar yang ditetapkan Umsida dan standar nasional pendidikan tinggi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari ketekunan, kedisiplinan, dan konsistensi para mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan.
“Kami memahami bahwa untuk lulus kurang dari dua tahun dengan IPK yang baik membutuhkan usaha, keyakinan, ketelitian, dan keistikamahan,” tambahnya.
Dorong Alumni Berkontribusi bagi Masyarakat
Selain prosesi yudisium, kegiatan ini juga menghadirkan sesi motivasi oleh Tino Salim SS MM, CEO Salim Excellence Center, serta orasi ilmiah oleh Dr Ir Izza Anshory ST MT, Kaprodi Magister Inovasi Sistem dan Teknologi Umsida.
Kehadiran dua narasumber tersebut memperkuat pesan bahwa lulusan magister perlu memiliki orientasi kepemimpinan, inovasi, dan kontribusi sosial. Lulusan Pascasarjana diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan lembaga, dunia kerja, dan masyarakat.
Prof Hana juga berpesan agar para peserta yudisium tetap menjaga hubungan baik dengan almamater setelah resmi menjadi alumni.
“Setelah ini status panjenengan tidak lagi menjadi mahasiswa, tetapi sudah berubah menjadi alumni. Kami berharap jalinan silaturahmi ini tetap terjalin,” tuturnya.
Ia berharap alumni Pascasarjana Umsida dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kampus, memperkuat lembaga tempat mereka mengabdi, serta memberi manfaat yang lebih luas bagi bangsa.
Yudisium I ini menjadi langkah awal Pascasarjana Umsida dalam memperkuat peran pendidikan magister yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Baca Juga: S2 MPI Umsida Perkuat Mutu Pendidikan Islam di Al Ishlah Karimun
Melalui lulusan pertamanya, Pascasarjana Umsida menegaskan komitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang memiliki kapasitas akademik, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi












