Pasca.umsida.ac.id – Sebanyak 15 mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang memperoleh Beasiswa Madin Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2026 mengikuti kegiatan Studium Generale bagi mahasiswa dan mahasantri baru penerima beasiswa, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur tersebut dilaksanakan di Gedung Islamic Centre Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Dukuh Kupang, Surabaya.
Dalam agenda tersebut, para mahasiswa S2 MPI Umsida didampingi Sekretaris Program Studi MPI Umsida, Dr Dzulfikar Akbar Romadlon.
Baca Juga: Pendidikan Modern Butuh Pendekatan STEM untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan
Pascasarjana Umsida Jadi Bagian Mitra Beasiswa LPPD Jatim
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi mitra dalam penyelenggaraan Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2026 untuk jenjang Magister (S2) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Pada program tersebut, Umsida memperoleh kuota sebanyak 15 mahasiswa jenjang S2. Keikutsertaan ini menempatkan Umsida bersama sejumlah perguruan tinggi keagamaan Islam lainnya di Jawa Timur yang dipercaya menjadi mitra dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Islam.
Dr Dzulfikar menyampaikan bahwa program beasiswa tersebut memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperluas pemahaman mereka mengenai pengelolaan pendidikan Islam, madrasah, diniyah, dan pesantren.
“Program beasiswa ini bukan hanya memberikan dukungan dalam penyelesaian studi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan madrasah, diniyah, pesantren, serta pendidikan Islam di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan memperoleh beasiswa juga perlu disertai dengan tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menjalani pendidikan.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan bahwa kesempatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini dapat menghasilkan dampak yang lebih luas. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di MPI Umsida nantinya harus kembali memberikan manfaat kepada lembaga dan masyarakat,” tambah Dr Dzulfikar.
Perkuat Wawasan Penerima Beasiswa Pendidikan Islam
Studium Generale tersebut mempertemukan penerima Beasiswa Pemprov Jawa Timur dari berbagai jenjang pendidikan. Peserta terdiri atas mahasiswa dan mahasantri program Marhalah Ula (M1), Marhalah Tsaniyah (M2), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Selain mahasiswa penerima beasiswa, kegiatan juga diikuti pimpinan perguruan tinggi dan Ma’had Aly yang menjadi mitra penyelenggara program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Sejumlah agenda mengisi kegiatan tersebut, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur Prof Dr H Abd Halim Soebahar MA, hingga sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Dr H Adhi Karyono AKS MAP.
Agenda utama kemudian dilanjutkan dengan Studium Generale sekaligus peluncuran Pusat Riset Pesantren Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur Dr Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para penerima beasiswa untuk memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai peran pendidikan tinggi, pesantren, serta lembaga pendidikan Islam dalam pengembangan sumber daya manusia di Jawa Timur.
Baca Juga: 15 Mahasiswa S2 MPI Umsida Raih Beasiswa LPPD Jawa Timur 2026, Perkuat Kader Pendidikan Islam
Melalui partisipasi mahasiswa S2 MPI dalam program tersebut, Pascasarjana Umsida terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam. Program beasiswa ini juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa menghasilkan kontribusi akademik dan profesional yang berdampak bagi madrasah, pesantren, lembaga pendidikan, serta masyarakat.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi
















[…] Baca Juga: Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim […]