Pasca.umsida.ac.id – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Rapat Dosen Program Pascasarjana sekaligus Pelatihan Aplikasi Microsoft Teams pada Rabu (16/9/2026).
Baca Juga: Prof Hana: Pascasarjana Umsida Tak Hanya Kuatkan Akademik, tetapi Juga Kepercayaan Diri Mahasiswa
Kegiatan yang berlangsung di Ruang 301 Lantai 3 Gedung Pusat Pascasarjana Umsida ini diikuti oleh seluruh dosen Program Pascasarjana sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan tata kelola akademik.
Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pascasarjana Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM menyampaikan berbagai penguatan terkait pengembangan Pascasarjana, mulai dari peningkatan layanan mahasiswa, penguatan jejaring, pengembangan fasilitas pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses perkuliahan.
Prof. Hana menegaskan bahwa Pascasarjana Umsida terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan tetap memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa program magister memiliki kebutuhan yang berbeda karena berasal dari berbagai wilayah dengan latar belakang pekerjaan dan kondisi yang beragam.
“Kita memberikan kualitas yang fleksibel, tetapi tetap menjaga koridor kualitas kita. Dengan segala fleksibilitasnya, networking tetap terjalin antar mahasiswa maupun antara kita dengan mahasiswa,” ungkap Prof. Hana.
Perkuat Fasilitas Hybrid Learning dan Kenyamanan Mahasiswa
Dalam sambutannya, Prof. Hana menjelaskan bahwa Pascasarjana Umsida terus melakukan pembaruan sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran modern. Salah satunya melalui penyediaan ruang kelas hybrid yang dilengkapi perangkat pendukung pembelajaran digital.
Kelas hybrid tersebut dirancang agar proses pembelajaran tidak hanya bergantung pada pertemuan daring, tetapi tetap memungkinkan interaksi aktif antara dosen dan mahasiswa di dalam kelas. Dengan dukungan kamera, aktivitas pembelajaran dapat direkam dan diakses oleh mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dari luar kampus.
“Dengan fasilitas seperti ini, kita ingin menunjukkan komitmen untuk melakukan perkuliahan hybrid dalam konteks yang sesungguhnya. Tidak hanya menggunakan Zoom, tetapi tetap ada interaksi dan aktivitas pembelajaran di kelas,” jelasnya.
Selain fasilitas pembelajaran, Pascasarjana Umsida juga menyiapkan ruang pendukung akademik seperti ruang diskusi mahasiswa dan fasilitas kolaborasi agar mahasiswa tidak hanya datang untuk mengikuti perkuliahan, tetapi juga memiliki ruang untuk membangun jejaring dan menghasilkan karya bersama.
Migrasi Pembelajaran Digital Melalui Microsoft Teams
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pelatihan penggunaan Microsoft Teams yang disampaikan sebagai bagian dari peningkatan kemampuan digital dosen Pascasarjana Umsida.
Prof Hana menjelaskan bahwa penggunaan Microsoft Teams menjadi langkah strategis untuk menjaga kemandirian institusi dalam pengelolaan pembelajaran digital. Platform tersebut dipilih karena dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi dosen dalam mengelola ruang pembelajaran tanpa bergantung pada pihak lain.
“Dosen itu harus lebih maju daripada mahasiswa dalam hal penguasaan teknologi. Salah satunya diwujudkan dengan penguasaan Microsoft Teams ini,” tutur Prof Hana.
Melalui pelatihan tersebut, dosen diharapkan mampu mengoptimalkan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran mulai dari pengelolaan kelas, komunikasi akademik, hingga pelaksanaan perkuliahan hybrid. Implementasi penggunaan platform tersebut direncanakan mulai diterapkan dalam proses pembelajaran Pascasarjana Umsida.
Dorong Inovasi Pembelajaran dan Penguatan Jejaring Pascasarjana
Selain membahas transformasi digital, rapat dosen juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Prof. Hana mengajak para dosen untuk memberikan variasi luaran mata kuliah agar mahasiswa tidak hanya diarahkan menghasilkan artikel ilmiah, tetapi juga dapat menghasilkan berbagai bentuk karya lain seperti produk, prototipe, media pembelajaran, maupun dokumen inovatif yang bermanfaat.
“Kita lebih variasikan, tidak hanya terbatas pada artikel. Produk itu bisa berupa teknologi tepat guna, media pembelajaran, SOP, maupun alur proses yang bisa digunakan,” ujarnya.
Prof Hana juga menyampaikan pentingnya membangun hubungan yang lebih luas dengan masyarakat melalui berbagai program Pascasarjana, termasuk penyebaran informasi mengenai program studi, beasiswa, serta peluang akses pendidikan magister di Umsida.
Baca Juga: Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
Melalui kegiatan rapat dosen dan pelatihan Microsoft Teams ini, Pascasarjana Umsida berharap seluruh dosen semakin siap menghadapi perkembangan teknologi pendidikan sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan layanan akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

















