Pasca.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional, (14/4/26).
Baca Juga: Gelar Diskusi Sastra, PSPB Umsida dan Teater Gedhek Bedah Karya Penyair Nasional Asal Sidoarjo
Dalam program Student Mobility ke University Malaya, mahasiswa S2 Dikdas Umsida berhasil meraih penghargaan sebagai penulis paper terbaik pada ajang International Competition.
Penghargaan tersebut diraih melalui paper berjudul “Analysis of Obstacles in the Implementation of In-Depth Learning at the Al Azhar Panggung Kowel Pamekasan Integrated Islamic Elementary School (SDIT) for the 2025-2026 Academic Year”.
Paper ini dipresentasikan oleh salah satu tim penulis, Khoirun Nisa, mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Umsida.

4Bersaing dengan Peserta dari Berbagai Negara
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida, Enik Setiyawati, menyampaikan bahwa program Student Mobility ke University Malaya tidak hanya menjadi ruang pertukaran akademik, tetapi juga membuka kesempatan mahasiswa untuk mengikuti kompetisi internasional.
“Salah satu bentuk kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Dasar Umsida pada program Student Mobility ke University Malaya adalah International Competition,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Umsida berkompetisi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universiti Malaya Malaysia, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, serta Cor Jesu College Filipina.
Enik menjelaskan, salah satu cabang kompetisi yang diikuti adalah penulisan karya ilmiah dalam bentuk artikel atau paper.
Dari kompetisi tersebut, paper mahasiswa S2 Dikdas Umsida berhasil mendapatkan apresiasi sebagai paper terbaik.
“Paper yang berjudul Analysis of Obstacles in the Implementation of In-Depth Learning at the Al Azhar Panggung Kowel Pamekasan Integrated Islamic Elementary School (SDIT) for the 2025-2026 Academic Year memperoleh penghargaan sebagai paper terbaik pada kompetisi tersebut,” jelasnya.
Presentasi Jadi Momen Mendebarkan
Bagi Khoirun Nisa, kesempatan mempresentasikan paper dalam forum internasional menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga.
Ia mengaku tidak memasang ekspektasi berlebihan saat mengikuti kompetisi tersebut.
Fokus utamanya adalah menyampaikan gagasan penelitian dengan baik dan memberi kontribusi bagi dunia pendidikan dasar.
“Hari presentasi menjadi momen paling mendebarkan. Saya tidak memiliki ekspektasi berlebih, apalagi untuk meraih juara. Saya hanya ingin mempresentasikan penelitian ini dengan tulus dan penuh keyakinan,” ungkap Khoirun Nisa.
Ia menambahkan, penelitian yang dipresentasikan berangkat dari perhatian terhadap implementasi pembelajaran mendalam atau in-depth learning di sekolah dasar.
Menurutnya, isu tersebut penting untuk terus dikaji karena berkaitan langsung dengan kualitas proses belajar siswa.
“Fokus saya sederhana, yaitu menyampaikan gagasan yang bermanfaat bagi dunia pendidikan,” tambahnya.
Ketika namanya diumumkan sebagai penerima penghargaan paper terbaik, Khoirun Nisa mengaku merasa haru sekaligus bangga.
Baginya, penghargaan berupa piala dan sertifikat bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga bukti bahwa proses akademik yang dijalani dengan serius dapat menghasilkan prestasi.
Bukti Kualitas Akademik Pascasarjana Umsida
Khoirun Nisa menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.
Ia menyebut bimbingan dari Prodi Magister Pendidikan Dasar, dekan, dosen, serta doa dari sivitas akademika Umsida menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
“Capaian ini tidak lepas dari bimbingan intensif Prodi Magister Pendidikan Dasar, dekan, dosen, serta doa dari seluruh sivitas akademika Umsida. Kemenangan ini kami persembahkan untuk kemajuan pendidikan dasar Indonesia,” tuturnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Pascasarjana Umsida mampu berkompetisi dalam forum akademik internasional.
Baca Juga: Lokakarya Kurikulum MIST Umsida Perkuat Arah Magister Berbasis Industri
Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut menunjukkan bahwa riset mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Umsida memiliki relevansi dengan tantangan pendidikan saat ini.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi












