Ketika Anggaran Ditentukan oleh Arah Pemimpin: Kepemimpinan Jadi Faktor Paling Dominan dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran

ManajemenS2.umsida.ac.id – Di tengah berbagai persoalan pengelolaan anggaran publik mulai dari serapan rendah hingga ketidaksesuaian perencanaan sering kali sistem dan regulasi menjadi pihak pertama yang disalahkan.

Namun penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Amkop Management Accounting Review (AMAR) justru menunjukkan fakta berbeda. Dalam riset berjudul Competency-Based Budget Implementation Performance, Organizational Commitment, and Leadership, Prof. Dr. Drs. Sriyono, MM bersama tim menemukan bahwa kepemimpinan menjadi faktor paling dominan dalam menentukan kinerja pelaksanaan anggaran .

Hasil uji parsial (t-test) menunjukkan bahwa variabel Leadership memiliki nilai t tertinggi, yakni 14,883 dengan signifikansi 0,000.

Angka ini jauh melampaui kompetensi (7,636) dan komitmen organisasi (9,562).

Artinya, kualitas kepemimpinan memberikan pengaruh paling kuat terhadap performa pelaksanaan anggaran satuan kerja Pengadilan Agama tingkat pertama di Jawa Timur.

Baca juga: Corporate Culture Shock: Tantangan Menghadapi Generasi Z dan Penyesuaian Gaya Kepemimpinan

Lebih dari Sekadar Sistem dan Regulasi
Sumber: Pexels

Selama ini, persoalan anggaran publik sering dipahami sebagai problem teknis: revisi DIPA, deviasi perencanaan, atau rendahnya pelaporan output.

Padahal, sebagaimana ditegaskan dalam penelitian tersebut, kepemimpinan memiliki kontribusi signifikan dalam memastikan proses berjalan efektif dan akuntabel.

Menurutnya hal ini menunjukkan bahwa persoalan anggaran tidak semata-mata terletak pada instrumen kebijakan, melainkan pada bagaimana pemimpin menggerakkan organisasi untuk bekerja selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Pemimpin bukan hanya administrator, tetapi penentu arah strategis.

Di sektor publik, khususnya lembaga peradilan, pemimpin diharapkan mampu membaca lingkungan internal dan eksternal, mengambil keputusan efektif, serta memastikan setiap pejabat pengelola anggaran bekerja sesuai standar kinerja yang diukur melalui IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran).

Tanpa kepemimpinan yang kuat, regulasi hanya menjadi dokumen formal tanpa daya dorong implementatif.

Lihat juga: Rumus Prof Sigit Dorong Kinerja Lembaga Zakat lewat IC dan Keuangan

Strategi Kepemimpinan dalam Lembaga Peradilan

Penelitian ini menyoroti konsep strategic leadership kemampuan pemimpin mengelola dinamika organisasi sekaligus merespons perubahan lingkungan eksternal.

Dalam konteks pengadilan agama, kepemimpinan strategis berarti mampu mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran secara konsisten dan bertanggung jawab.

Menurutnya hal ini menjadi krusial karena lembaga peradilan tidak hanya dituntut menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjaga kepercayaan publik.

Kepemimpinan yang efektif akan mendorong budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berorientasi hasil.

Ketika pemimpin mampu memotivasi, membangun relasi horizontal dan vertikal, serta terbuka terhadap perubahan, maka komitmen organisasi dan kompetensi individu akan mengikuti.

Dengan kata lain, kepemimpinan menjadi katalis yang mengaktifkan dua variabel lainnya.

Relevansi di Era Akuntabilitas dan Reformasi Birokrasi

Di era reformasi birokrasi dan tuntutan akuntabilitas publik, hasil penelitian ini menjadi refleksi penting.

Apakah problem anggaran publik sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas pemimpin dibanding kerumitan regulasi?

Menurutnya hal ini menguatkan argumen bahwa investasi terbesar lembaga publik seharusnya bukan hanya pada sistem digital atau regulasi baru, tetapi pada pengembangan kepemimpinan yang visioner dan strategis.

Ketika pemimpin mampu mengelola informasi, mengambil keputusan tepat, serta membangun budaya organisasi yang kuat, maka kualitas pelaksanaan anggaran akan meningkat secara signifikan.

Penelitian ini tidak menafikan pentingnya kompetensi dan komitmen, tetapi menegaskan bahwa kepemimpinan adalah pengungkit utama.

Pada akhirnya, pengelolaan anggaran publik bukan hanya soal angka dan laporan, melainkan soal arah dan keteladanan.

Dan arah itu, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian ini, sangat ditentukan oleh siapa yang memimpin.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Prof Hana: Pascasarjana Umsida Tak Hanya Kuatkan Akademik, tetapi Juga Kepercayaan Diri Mahasiswa
September 14, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
15 Mahasiswa S2 MPI Umsida Raih Beasiswa LPPD Jawa Timur 2026, Perkuat Kader Pendidikan Islam
September 1, 2026By

Prestasi

Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Paper Terbaik di University Malaya
June 16, 2026By
Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Juara 1 Creativity Competition di Universiti Malaya
June 14, 2026By

Kegiatan

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
Magister Ilmu Komunikasi UMSIDA dan UMJ Jalin Kerja Sama Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
August 27, 2026By
Lolos Tahap I, Peserta Beasiswa LPPD Jatim Jalani Uji Kitab di Umsida
August 10, 2026By