Pasca.umsida.ac.id – Kaprodi Program Studi Magister Pendidikan Dasar (S2 Dikdas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Enik Setiyawati MPd, turut berkontribusi dalam penguatan kompetensi digital pendidik melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Digitalisasi Pembelajaran yang berlangsung pada 4–19 September 2026.
Baca Juga: Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
Dalam kegiatan tersebut, Dr Enik berperan sebagai narasumber sekaligus fasilitator yang memberikan pendampingan kepada para guru dalam memahami dan menerapkan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pembelajaran.
Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan di tiga lokasi Gugus Belajar, yakni Gugus Belajar 17 SMKS Senopati Sedati, Gugus Belajar 18 SMKS Wachid Hasyim Surabaya, dan Gugus Belajar 19 SMKS Katolik Mater Amabilis Surabaya.
Melalui kegiatan ini, Dr Enik mendorong para pendidik agar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara strategis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dorong Guru Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi Pendidikan
Dalam penyampaian materinya, Dr Enik menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, terutama guru sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, keberadaan teknologi dalam dunia pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan perangkat digital maupun aplikasi pembelajaran. Guru perlu memiliki kompetensi dalam memilih dan mengintegrasikan teknologi agar benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.
“Penyediaan lingkungan belajar yang optimal membutuhkan guru yang melek digital supaya pembelajaran semakin bermakna,” ujar Dr Enik.
Dalam Bimtek tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, mulai dari konsep digitalisasi pendidikan, penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas guru, integrasi teknologi dalam penyusunan perencanaan pembelajaran, hingga pengembangan media pembelajaran berbasis digital.
Selain memperoleh pemahaman teoritis, peserta juga diarahkan untuk melakukan praktik penyusunan perangkat pembelajaran sehingga teknologi dapat langsung diterapkan dalam aktivitas mengajar.
Teknologi dan AI sebagai Pendukung Pembelajaran Bermakna
Dr Enik menjelaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, perlu dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Pemanfaatan teknologi dapat membantu guru dalam berbagai aspek, seperti merancang strategi pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, membuat media interaktif, hingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik.
Namun demikian, teknologi tetap harus ditempatkan sebagai alat pendukung, bukan menggantikan peran guru dalam membangun interaksi dan pengalaman belajar.
“Tujuan kegiatan adalah memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, bermakna, dan menyenangkan,” jelasnya.
Menurutnya, guru tetap menjadi figur utama yang menentukan arah pembelajaran. Oleh karena itu, kemampuan digital harus berjalan seiring dengan kompetensi pedagogis agar teknologi mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Kontribusi S2 Pendidikan Dasar Umsida dalam Transformasi Pendidikan
Keterlibatan Dr Enik dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik.
Sebagai program studi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dasar, S2 Dikdas Umsida terus mendorong lahirnya pendidik dan praktisi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk menghadapi tantangan era digital dan perkembangan kecerdasan buatan.
Melalui kegiatan berbagi pengetahuan seperti Bimtek ini, Dr Enik berharap para guru dapat terus meningkatkan kompetensi, berkolaborasi, serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
“Mari belajar, berbagi, dan bertransformasi bersama melalui digitalisasi pembelajaran,” pesan Dr Enik kepada para peserta.
Baca Juga: Umsida Perkuat Disability Awareness untuk Wujudkan Kampus Inklusif
Melalui penguatan literasi digital pendidik, Pascasarjana Umsida berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi














