International Guest Lecture Magister Manajemen Umsida Kupas Kompetensi SDM Era AI

Pascasarjana.umsida.ac.id – Program Studi Magister Manajemen Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan Krisna Kusnaniswoto SH dalam kegiatan International Guest Lecture bertema “The Competence Edge: Mastering Future Skills Through Strategic Excellence.”

Baca Juga: Dosen MM Umsida Dorong Kampus Jadi Inkubator Kompetensi

Krisna Kusnaniswoto merupakan HRD Manager PT Interbat sekaligus Ketua Forum Komunikasi Komunitas Industri Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, ia membahas pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di tengah perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin memengaruhi dunia kerja dan industri.

Materi ini menjadi penting bagi mahasiswa Magister Manajemen Umsida karena dunia bisnis saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan manajerial, tetapi juga kesiapan dalam membaca perubahan teknologi, mengelola talenta, dan membangun organisasi yang adaptif.

Kompetensi Jadi Penentu Keunggulan Organisasi

Dalam paparannya, Krisna menjelaskan bahwa organisasi masa kini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks. Perubahan teknologi, digitalisasi, dan pemanfaatan AI membuat perusahaan harus menyiapkan SDM yang mampu bergerak cepat dan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, keunggulan organisasi tidak lagi hanya ditentukan oleh modal dan teknologi. Faktor manusia tetap menjadi pembeda utama dalam membangun daya saing perusahaan.

“Teknologi menciptakan efisiensi, tetapi kompetensi menciptakan keunggulan,” tegas Krisna.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu, keunggulan kompetitif banyak dibangun melalui kombinasi modal dan teknologi. Namun, di era AI, organisasi membutuhkan perpaduan antara teknologi dan kompetensi manusia.

Faktor pembeda tersebut mencakup people capability, adaptability, learning agility, dan leadership capability. Keempat aspek ini menjadi dasar penting agar organisasi mampu bertahan, tumbuh, dan bersaing di tengah perubahan yang cepat.

AI Tidak Sepenuhnya Menggantikan Manusia

Krisna juga menyoroti pandangan yang sering muncul bahwa AI akan menggantikan peran manusia secara penuh. Menurutnya, pandangan tersebut perlu dilihat secara lebih proporsional.

AI memang mampu menggantikan sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin, repetitif, dan mudah diprediksi. Namun, tidak semua aspek pekerjaan manusia dapat digantikan oleh teknologi.

“AI dapat membantu pekerjaan yang berulang, tetapi manusia tetap dibutuhkan dalam judgement, leadership, empathy, creativity, dan decision making,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, mahasiswa Magister Manajemen perlu memahami bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan penguatan kualitas manusia. Kemampuan mengambil keputusan, memimpin tim, memahami emosi, membangun relasi, dan menciptakan inovasi tetap menjadi keunggulan penting manusia di era digital.

Bagi dunia industri, kemampuan tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan bisnis. Perusahaan tidak cukup hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga harus memastikan SDM di dalamnya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

HR Modern Perlu Bangun Budaya Kompetensi

Dalam perspektif Human Resources (HR) modern, Krisna menegaskan bahwa kompetensi tidak lagi hanya digunakan untuk kebutuhan rekrutmen, pelatihan, atau penilaian kinerja. Lebih dari itu, kompetensi telah menjadi fondasi dalam menyusun strategi bisnis dan strategi talenta.

Kompetensi juga berperan dalam mendorong inovasi, menyiapkan suksesi kepemimpinan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan. Karena itu, pengelolaan SDM perlu diarahkan pada pembangunan budaya kompetensi yang berkelanjutan.

Krisna memaparkan lima pilar kompetensi yang perlu dimiliki profesional masa depan, yaitu knowledge, skill, mindset, character, dan learning agility.

Kelima pilar tersebut menjadi dasar dalam membentuk SDM yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, karakter kuat, dan kemauan untuk terus belajar.

“Kompetensi bukan proyek sesaat. Kompetensi harus menjadi budaya yang dibangun secara konsisten dalam organisasi,” ungkapnya.

Melalui materi ini, mahasiswa Magister Manajemen Umsida memperoleh gambaran konkret tentang kebutuhan industri di era AI. Mereka diajak memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan manusia dalam belajar, beradaptasi, memimpin, dan menciptakan nilai.

Baca Juga: Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Ortom Umsida Diminta Lebih Peka dengan Isu Bangsa

Kegiatan International Guest Lecture ini sekaligus memperkuat komitmen Magister Manajemen Pascasarjana Umsida dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui forum tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi strategis sebagai calon pemimpin dan profesional yang siap menghadapi perubahan industri masa depan.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Bertita Terkini

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Prof Hana: Pascasarjana Umsida Tak Hanya Kuatkan Akademik, tetapi Juga Kepercayaan Diri Mahasiswa
September 14, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
15 Mahasiswa S2 MPI Umsida Raih Beasiswa LPPD Jawa Timur 2026, Perkuat Kader Pendidikan Islam
September 1, 2026By

Prestasi

Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Paper Terbaik di University Malaya
June 16, 2026By
Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Juara 1 Creativity Competition di Universiti Malaya
June 14, 2026By

Kegiatan

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
Magister Ilmu Komunikasi UMSIDA dan UMJ Jalin Kerja Sama Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
August 27, 2026By
Lolos Tahap I, Peserta Beasiswa LPPD Jatim Jalani Uji Kitab di Umsida
August 10, 2026By