Pasca.umsida.ac.id – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus memperkuat kualitas akademik dan budaya riset melalui penyelenggaraan Workshop Sprint Paper Artikel Jurnal Internasional Bereputasi, Senin (26/10/2026).
Baca Juga: Pascasarjana Umsida Cetak 44 Magister Unggul dan Berdaya Saing Global
Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Magister Inovasi Sistem dan Teknologi (MIST) Umsida tersebut berlangsung secara hybrid di Ruang 301, Gedung Pusat Kampus 1 Umsida, dengan menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Ali Sophian dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama.
Workshop yang menjadi bagian dari Program Diaspora Berdampak ini merupakan salah satu upaya Pascasarjana Umsida dalam meningkatkan kompetensi penelitian dan publikasi ilmiah mahasiswa serta dosen melalui kolaborasi akademik internasional.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa pascasarjana didorong untuk tidak hanya menyelesaikan penelitian sebagai persyaratan akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang berpeluang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa Pascasarjana
Dalam pemaparannya, Ali Sophian menekankan bahwa keberhasilan menghasilkan artikel ilmiah berkualitas harus dimulai dari perencanaan penelitian yang matang.
Menurutnya, proses penulisan artikel tidak dapat dipisahkan dari tahapan penelitian, mulai dari penentuan tujuan, pemilihan metodologi, hingga pengumpulan dan pengolahan data.
“Proses perencanaan sangat penting di awal karena dengan merencanakan proyek, itu akan memudahkan kita ketika nanti menuliskan paper,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan dalam publikasi ilmiah adalah menjaga konsistensi pembahasan antara rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi, hasil, dan kesimpulan.
Ketidaksesuaian antara bagian-bagian tersebut dapat menjadi kelemahan yang memengaruhi penilaian artikel oleh pengelola jurnal maupun reviewer.
“Bagaimana kita menulis sebuah paper yang koheren, yang konsisten, intinya dari awal sampai akhir. Ini sangat penting karena kalau tidak, akan menjadi kelemahan dari paper tersebut,” ungkapnya.
Melalui pemahaman tersebut, mahasiswa Pascasarjana Umsida diharapkan mampu menyusun penelitian secara lebih sistematis sehingga menghasilkan artikel ilmiah yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Dorong Penelitian Berkualitas dan Berdampak
Selain membahas strategi penulisan artikel, Ali Sophian juga mengajak peserta memahami pentingnya merumuskan permasalahan penelitian secara tepat.
Ia menegaskan bahwa kualitas penelitian sangat dipengaruhi oleh kemampuan peneliti dalam mengidentifikasi persoalan yang akan diselesaikan.
“Kalau problem statement kita benar, kita memahami problemnya, itu sudah setengah jalan,” tuturnya.
Sebagai contoh, ia memaparkan penelitian mengenai sistem inspeksi permukaan jalan untuk mendeteksi keretakan maupun kerusakan.
Melalui contoh tersebut, peserta diajak memahami bagaimana suatu permasalahan dapat dikembangkan menjadi penelitian yang terukur dan memiliki manfaat praktis.
Ia juga mengingatkan pentingnya menentukan batasan penelitian secara realistis dengan mempertimbangkan ketersediaan waktu, fasilitas, serta sumber daya.
Menurutnya, penelitian yang dirancang secara terarah akan lebih mudah diselesaikan dan dikembangkan menjadi publikasi ilmiah.
Pendekatan ini sejalan dengan upaya Pascasarjana Umsida dalam mendorong mahasiswa menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memiliki potensi kebermanfaatan bagi masyarakat.
Pascasarjana Umsida Perluas Peluang Publikasi Internasional
Pada kesempatan tersebut, Ali Sophian turut menjelaskan bahwa publikasi ilmiah memiliki peran penting dalam pengembangan karier akademik sekaligus penyebarluasan hasil penelitian.
Menurutnya, publikasi memungkinkan pengetahuan yang dihasilkan peneliti dimanfaatkan oleh akademisi lain untuk mengembangkan penelitian maupun teknologi baru.
Selain itu, proses penelaahan oleh reviewer memberikan kesempatan bagi peneliti untuk memperoleh masukan dalam meningkatkan kualitas karya ilmiahnya.
Ia juga membagikan pengalaman membimbing mahasiswa magister berbasis riset yang berhasil menghasilkan sejumlah artikel pada jurnal internasional kategori Q1, Q2, dan Q3.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa jenjang magister memiliki peluang untuk menghasilkan publikasi internasional bereputasi apabila didukung perencanaan penelitian yang baik dan pendampingan akademik yang berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Umsida, Prof D Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
“Kami menyadari sekarang ini di tengah era keterbatasan, baik itu yang muncul dari Umsida ataupun keterbatasan kami dari Indonesia, kita butuh kolaborasi,” ungkapnya.
Prof Hana berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan penelitian tesis dan menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Ia juga menekankan bahwa setiap penelitian yang dilakukan mahasiswa maupun dosen harus memiliki manfaat nyata.
“Orientasi kita sekarang ini adalah luaran, dan luaran itu harus berdampak. Sekecil apa pun yang kita lakukan, kami sangat berharap itu memberikan dampak positif kepada diri kita sendiri maupun untuk orang-orang di sekitar kita, bahkan untuk lembaga,” jelasnya.
Melalui Workshop Sprint Paper, Pascasarjana Umsida semakin memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada publikasi ilmiah internasional.
Baca Juga:
Kolaborasi bersama akademisi IIUM Malaysia tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas riset, memperluas jejaring akademik global, serta memperkuat kontribusi Pascasarjana Umsida dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi














[…] Baca Juga: Pascasarjana Umsida Gandeng Akademisi Malaysia Tingkatkan Kualitas Publikasi Internasional […]