Pasca.umsida.ac.id – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui Program Studi Magister Inovasi Sistem dan Teknologi (MIST) menyelenggarakan kuliah tamu internasional bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Senin (19/10/2026).
Baca Juga: MIST Umsida Perkuat Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan LoI dengan IIUM Malaysia
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema “Beyond Halal Certification: Building Halal Integrity and Sustainable Industry” atau Melampaui Sertifikasi Halal: Membangun Integritas Halal dan Industri Berkelanjutan.
Kuliah tamu menghadirkan Dr. Siti Syahirah Binti Saffinee dari USIM sebagai narasumber, dengan Prof. Dr. Ir. Hana Catur Wahyuni, S.T., M.T., IPM., dosen pengampu mata kuliah Industri Halal dan Berkelanjutan MIST UMSIDA, sebagai moderator.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi pembelajaran Pascasarjana UMSIDA sekaligus mempertemukan perspektif akademik Indonesia dan Malaysia dalam menjawab tantangan pengembangan industri halal.
Industri Halal Tidak Cukup Hanya Bersertifikat
Dalam pemaparannya, Dr. Siti Syahirah menjelaskan bahwa sertifikasi halal merupakan bagian penting dalam memberikan jaminan kepada konsumen. Namun, keberadaan sertifikat belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan integritas suatu sistem industri.
Pengembangan industri halal perlu memperhatikan konsistensi penerapan prinsip halal pada seluruh rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, distribusi, hingga produk sampai kepada konsumen.
Ia juga menekankan keterkaitan konsep halalan thayyiban dengan prinsip keberlanjutan. Industri halal tidak hanya dituntut memenuhi ketentuan syariah, tetapi juga memperhatikan keamanan produk, kualitas, tanggung jawab sosial, dan kelestarian lingkungan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengembangan industri global.
Belajar dari Malaysia dan Transformasi Teknologi Digital
Kuliah tamu ini turut membahas perbandingan tata kelola industri halal antara Indonesia dan Malaysia, khususnya pendekatan kelembagaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).
Perbandingan tersebut menunjukkan pentingnya regulasi, pengawasan, standardisasi, dan kredibilitas sertifikasi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta daya saing produk halal internasional.
Dr. Siti Syahirah juga menguraikan tantangan pengendalian risiko halal, termasuk kontaminasi silang, ketidaksesuaian bahan, dan persoalan ketertelusuran produk.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, teknologi blockchain, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) berpotensi memperkuat transparansi, ketertelusuran, serta pengendalian risiko rantai pasok halal.
Blockchain mendukung pencatatan informasi yang sulit dimanipulasi, IoT memungkinkan pemantauan kondisi produk, sedangkan AI membantu mendeteksi potensi ketidaksesuaian berbasis data.
Pembahasan ini relevan dengan karakter keilmuan MIST UMSIDA yang berfokus pada inovasi sistem dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan industri dan masyarakat.
Pascasarjana Umsida Perkuat Kolaborasi Internasional
Sebagai moderator, Prof. Hana Catur Wahyuni menghubungkan materi kuliah tamu dengan pengembangan kompetensi mahasiswa magister, khususnya kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan industri, dan menghasilkan solusi inovatif berbasis teknologi.
Kehadiran akademisi internasional juga memperkaya pengalaman pembelajaran mahasiswa melalui perkembangan keilmuan dan praktik industri dari perspektif global.
Selain memperkuat pembelajaran, kegiatan bersama USIM Malaysia ini membuka peluang kolaborasi akademik dan penelitian internasional dalam bidang industri halal, manajemen risiko rantai pasok, teknologi digital, dan keberlanjutan.
Baca Juga: Mahasiswi Umsida Kenalkan Budaya Indonesia ke Anak Pekerja Indonesia di Malaysia
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UMSIDA menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi yang inovatif, berwawasan global, serta mengintegrasikan keunggulan akademik, teknologi, dan nilai-nilai Islam Berkemajuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
Editor: Akhmad Hasbul Wafi
















[…] Baca Juga: Perkuat Internasionalisasi Akademik, Pascasarjana Umsida Hadirkan Pakar USIM Bahas Industri Halal Be… […]