Pasca.umsida.ac.id – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui keberhasilan Dr Ir Jamaaluddin MM dalam memperoleh Hibah Diaspora Berdampak.
Baca Juga: Direktur Pascasarjana Umsida Dorong Mahasiswa Hasilkan Riset dan Publikasi Berdampak
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta publikasi ilmiah di lingkungan Pascasarjana Umsida melalui kolaborasi dengan akademisi internasional.
Salah satu implementasi program tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Sprint Paper Artikel Jurnal Internasional Bereputasi oleh Program Studi Magister Inovasi Sistem dan Teknologi (MIST) Umsida, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang 301 Gedung Pusat Kampus 1 Umsida tersebut menghadirkan Assoc Prof Dr Ali Sophian dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen Pascasarjana Umsida memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan penelitian sekaligus mempelajari strategi menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi.
Keberhasilan Hibah Diaspora Berdampak Perkuat Internasionalisasi Pascasarjana
Dr Ir Jamaaluddin MM menjelaskan bahwa Program Diaspora Berdampak merupakan salah satu kesempatan bagi perguruan tinggi untuk membangun kerja sama akademik dengan para ilmuwan dan akademisi Indonesia yang berkiprah di luar negeri.
Menurutnya, program tersebut memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi karena menarik perhatian berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 500 proposal yang diajukan, sedangkan sekitar 100 proposal berhasil memperoleh pendanaan.
“Alhamdulillah, di Umsida ini ada dua penerima, yaitu saya dan Bu Kemil,” ungkap Jamaaluddin.
Keberhasilan tersebut menjadi capaian positif bagi Umsida, khususnya dalam membuka peluang pengembangan kegiatan akademik yang melibatkan jejaring internasional.
Jamaaluddin menjelaskan bahwa dukungan hibah tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan akademisi internasional yang dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan secara langsung kepada mahasiswa maupun dosen.
Kehadiran Ali Sophian dalam kegiatan Workshop Sprint Paper menjadi salah satu realisasi program yang diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas penelitian di lingkungan Pascasarjana Umsida.
Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan ini juga membuka peluang terbangunnya kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah secara berkelanjutan.
Kolaborasi Internasional Berawal dari Jejaring Akademik Sejak 2023
Jamaaluddin mengungkapkan bahwa kerja sama akademik dengan Ali Sophian telah melalui proses komunikasi dan hubungan profesional yang dibangun selama beberapa tahun.
Hubungan tersebut bermula pada 2023 ketika dirinya bersama Dr Ir Izza Anshory ST MT menjalin komunikasi dengan sejumlah akademisi di Malaysia.
Dari pertemuan tersebut, keduanya mulai membangun hubungan akademik dengan Ali Sophian yang kemudian terus dikembangkan.
Pada 2024, Jamaaluddin bersama Izza Anshory kembali melakukan kunjungan akademik ke Malaysia untuk menjaga komunikasi sekaligus memperluas peluang kerja sama.
Menurut Jamaaluddin, hubungan yang terjalin secara berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan kegiatan akademik internasional di lingkungan perguruan tinggi.
Ia juga menyampaikan bahwa Ali Sophian merupakan akademisi yang memiliki pengalaman dalam penelitian dan publikasi ilmiah internasional.
Pengalaman tersebut dinilai dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Pascasarjana Umsida, khususnya dalam memahami proses penyusunan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal internasional bereputasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi mengenai penulisan artikel, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami pentingnya perencanaan penelitian, ketepatan metodologi, serta pengembangan gagasan ilmiah.
Pascasarjana Umsida Dorong Riset dan Publikasi Berkelanjutan
Direktur Program Pascasarjana Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Jamaaluddin memperoleh Hibah Diaspora Berdampak.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dosen dalam mendukung pengembangan kualitas akademik sekaligus memperluas jaringan kerja sama internasional Umsida.
Prof Hana berharap kolaborasi dengan akademisi diaspora tidak berhenti pada penyelenggaraan workshop, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan penelitian bersama maupun pengajuan proposal kerja sama akademik.
Penguatan kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Pascasarjana Umsida dalam membangun budaya akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada hasil penelitian yang memberikan manfaat nyata.
Sementara itu, Jamaaluddin berharap mahasiswa dan dosen dapat memanfaatkan kesempatan berdiskusi dengan akademisi internasional untuk meningkatkan kemampuan penelitian dan penulisan karya ilmiah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan akademik yang telah dibangun agar mampu menghasilkan kerja sama yang memberikan manfaat jangka panjang.
Melalui keberhasilan Hibah Diaspora Berdampak ini, Pascasarjana Umsida semakin memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta kolaborasi internasional.
Baca Juga: Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa dan dosen Pascasarjana Umsida agar semakin aktif menghasilkan penelitian berkualitas dan publikasi ilmiah yang mampu bersaing di tingkat global.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi














[…] Baca Juga: Raih Hibah Diaspora Berdampak, Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional […]