Pasca.umsidaa.ac.id – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Diskusi Akademik Redesain Kurikulum Magister by Research pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Kedokteran Umsida, Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1.
Diskusi akademik tersebut menghadirkan Ir. Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemitraan dan Komunikasi Strategis Universitas Islam Indonesia (UII), sebagai narasumber utama.
Turut hadir Direktur Pascasarjana Umsida Prof. Dr. Ir. Hana Catur Wahyuni, S.T., M.T., IPM., beserta jajaran pimpinan dan perwakilan program studi di lingkungan Pascasarjana Umsida.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pascasarjana Umsida dalam memperkuat kualitas pendidikan magister melalui pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penelitian.
Penguatan Kurikulum Magister Berbasis Penelitian
Diskusi akademik ini mengangkat konsep pendidikan magister berbasis riset atau Magister by Research, yakni pendekatan pendidikan pascasarjana yang menempatkan aktivitas penelitian sebagai komponen utama dalam proses pembelajaran mahasiswa.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman teoritis yang kuat, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian ilmiah yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Winda Nur Cahyo sebagai narasumber memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya pengembangan kurikulum magister yang mampu mengintegrasikan kompetensi keilmuan, kemampuan penelitian, dan kualitas luaran akademik.
“Pengembangan kurikulum magister berbasis riset perlu diarahkan untuk membangun budaya penelitian yang kuat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan studi, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Winda.
Pembahasan redesain kurikulum juga menjadi ruang bagi para pengelola program studi untuk meninjau kesiapan akademik, sistem pembimbingan, serta strategi penguatan penelitian pada jenjang magister.
Direktur Pascasarjana Dorong Transformasi Akademik
Direktur Pascasarjana Umsida, Prof. Hana Catur Wahyuni, menyambut positif pelaksanaan diskusi akademik tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan mutu pendidikan pascasarjana.
Menurutnya, perubahan kebutuhan pendidikan tinggi menuntut perguruan tinggi untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum agar tetap relevan dengan kebutuhan mahasiswa, dunia profesional, dan perkembangan keilmuan.
“Pascasarjana Umsida terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui diskusi akademik ini, kami ingin memperkuat arah pengembangan program magister agar semakin unggul dalam penelitian dan mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkap Prof. Hana.
Kehadiran jajaran pimpinan dan perwakilan program studi dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai arah pengembangan pendidikan pascasarjana.
Sinergi antarprogram studi diperlukan agar pengembangan kurikulum tidak hanya memperhatikan kebutuhan akademik masing-masing disiplin ilmu, tetapi juga selaras dengan visi dan arah pengembangan institusi.
Wujudkan Pascasarjana Unggul dan Berdaya Saing
Melalui diskusi akademik ini, Pascasarjana Umsida berupaya memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam mengembangkan model pendidikan magister berbasis penelitian.
Konsep Magister by Research diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan akademik yang memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mendalami bidang keilmuannya melalui aktivitas penelitian yang terarah dan berkelanjutan.
Selain memperkuat kualitas penelitian, pengembangan kurikulum tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi akademik, peningkatan publikasi ilmiah, serta penguatan kompetensi lulusan Pascasarjana Umsida.















