Pasca.umsida.ac.id – Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar rapat koordinasi integrasi keilmuan pendidikan dasar dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) pada Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Pascasarjana Umsida Perkuat Mutu Pendidikan melalui Evaluasi VMTS Magister Manajemen
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dengan karakter keilmuan Muhammadiyah.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar, dosen pengampu, serta tim Direktorat AIK Umsida.
Melalui pertemuan ini, program studi berupaya memperkuat arah pengembangan keilmuan yang tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan kompetensi akademik dan pedagogis, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Perkuat Karakter Keilmuan Muhammadiyah dalam Pendidikan Dasar
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida, Dr Enik Setiyawati MPd, menjelaskan bahwa integrasi AIK menjadi bagian penting dalam pengembangan kurikulum dan arah penelitian dosen.
Menurutnya, pendidikan dasar perlu dikembangkan melalui pendekatan keilmuan yang mampu memadukan kompetensi akademik dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan kurikulum Magister Pendidikan Dasar Umsida dengan roadmap riset dan abdimas dosen melalui muatan karakter khas keilmuan Muhammadiyah,” tegas Enik.
Penyelarasan tersebut diarahkan agar kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat memiliki keterkaitan yang kuat dengan identitas pendidikan Muhammadiyah.
Dengan demikian, nilai AIK tidak hanya dipahami sebagai bagian dari pembelajaran keagamaan, tetapi juga menjadi landasan filosofis dan etis dalam pengembangan ilmu pendidikan dasar.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan yang holistik, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Integrasi AIK Dorong Pengembangan Pendidik Berkarakter
Selain membahas penyelarasan kurikulum, rapat koordinasi ini juga menyoroti pentingnya penguatan perspektif keislaman dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dosen Magister Pendidikan Dasar Umsida, Supriyadi, menyampaikan bahwa integrasi keilmuan dengan AIK diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai tujuan pendidikan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara ilmu pendidikan dasar dan nilai-nilai AIK, khususnya dalam membentuk generasi yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, serta memiliki karakter dan akhlak mulia,” ungkapnya.
Menurut arah pengembangan yang dibahas dalam kegiatan tersebut, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan intelektual peserta didik.
Aspek spiritual, etika, dan pembentukan karakter juga perlu menjadi perhatian dalam pengembangan praktik pendidikan dasar.
Oleh karena itu, integrasi AIK dalam roadmap riset dan abdimas diharapkan dapat memperkuat kontribusi akademisi dalam mengembangkan pendidikan yang selaras dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Selaraskan Penelitian dan Pengabdian dengan Nilai Islam Berkemajuan
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida untuk membangun kesinambungan antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penyusunan roadmap riset dan abdimas yang terintegrasi dengan AIK diharapkan dapat memberikan arah yang lebih jelas bagi dosen dalam mengembangkan kegiatan akademik.
Integrasi tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas keilmuan Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan dan tantangan pendidikan dasar.
Melalui pendekatan ini, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan tetap berjalan beriringan dengan penguatan nilai moral, spiritual, dan sosial.
Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida berkomitmen untuk terus mengembangkan tradisi akademik yang memadukan keunggulan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Baca Juga: Hadir di Job Fair Sidoarjo 2026, Umsida Buka Layanan Kesehatan dan Konseling Gratis
Komitmen tersebut diarahkan untuk mendukung lahirnya pendidik dan akademisi yang profesional, berintegritas, serta memiliki karakter Islami dalam menjalankan perannya di dunia pendidikan.(AHW)















