Pendampingan Keuangan untuk UMKM Bella Santika: Wujud Nyata Pengabdian Masyarakat di Tuban

ManajemenS2.umsida.ac.id – Program Studi Magister Manajemen, KlikBi MM Consulting & Training, serta CV. EBI Manajemen UMSIDA, bekerja sama dengan Bella Santika Group Tuban, sukses menyelenggarakan “kegiatan Pendampingan Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada UMKM Bella Santika”. Acara ini berlangsung di Kantor Bella Santika Group, Tuban, dan diikuti oleh 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bella Santika yang bergerak di berbagai sektor usaha, seperti kue basah, kue kering, produksi bawang goreng, catering, dan camilan khas Tuban (09/01/25).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari UMSIDA, yaitu : Prof Dr Drs Sriyono MM CiQnR CSA (Kaprodi Magister Manajemen UMSIDA), Dr Supardi SE MM CSA CRMP (Direktur KlikBi MM & Dosen prodi Magister Manajemen UMSIDA), dan Muhammad Yani SE MM (Direktur CV EBI & Dosen Prodi Manajemen UMSIDA), yang merupakan dosen ahli dalam bidang manajemen keuangan, digital marketing dan pengembangan UMKM. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa UMSIDA dan delapan mahasiswa Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia sebagai tim pendamping pelatihan, memberikan nilai tambah dalam bentuk kolaborasi internasional.

Sibelawanti SM MM ketua kelompok UMKM Bella Santika dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas mereka. “Dengan Pengabdian Masyarakat oleh Umsida dan Unisza Malaysia kepada womenpreneur UMKM Bella Santika, semoga ilmu dan pelatihan yang diberikan mampu membuka wawasan, motivasi bagi pelaku usaha untuk tetap semangat berkarya dan menciptakan produk yang lebih berkualitas. Serta lebih tertib dalam manajemen pengelolaan keuangan usaha” Ujarnya.

Prof Sriyono Kaprodi Magister Manajemen dalam sambutannya menyampaikan, semoga dengan abdimas ini UKM Belawati Womenpreneur memahami pentingnya penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk menetapkan harga jual yang tepat serta mengutamakan pengelolaan keuangan melalui pencatatan yang sistematis. “Harapan dari absimas pada UKM Belawati Womenorenur adalah bahwa penentuan Harga pokok produksi sangat penting agar dapat menentukan harga jualnya selain itu pengelolaan keuangan melalui pencatatan menjadi hal yang utama dalam berbisnis”.

Materi pelatihan mencakup pembahasan tentang konsep dan prinsip keuangan, dasar-dasar pencatatan keuangan, teknik pengelolaan arus kas, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), penyusunan laporan keuangan sederhana yang aplikatif bagi pelaku UMKM, serta stragi branding dan pemasaran.

Dr Supardi, menekankan pentingnya tentang konsep dan prinsip keuangan agar UMKM di daerah Tuban lebih berdaya saing. “manfaat memahami konsep dan prinsip keuangan : 1) Membuat keputusan keuangan yang lebih baik, 2) Mencegah terjadinya masalah keuangan, 3) Meningkatkan kinerja keuangan, dan 4) Mencapai tujuan keuangan jangka Panjang”.

Peserta pelatihan memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Pemilik usaha camilan khas Tuban, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat baginya. “Saya jadi lebih paham cara mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha saya. Saya yakin ini akan membantu usaha saya untuk lebih berkembang,” ungkapnya.

Kolaborasi mahasiswa UMSIDA dan UniSZA Malaysia menjadi nilai tambah dalam pelatihan ini. Syauqi, salah satu mahasiswa UniSZA, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami belajar banyak dari UMKM di sini. Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas negara untuk membantu pemberdayaan ekonomi lokal,” katanya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan konsultasi, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber dan tim pendamping mengenai permasalahan yang mereka hadapi dalam pengelolaan keuangan.

Penulis : Muhammad Yani

Bertita Terkini

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Prof Hana: Pascasarjana Umsida Tak Hanya Kuatkan Akademik, tetapi Juga Kepercayaan Diri Mahasiswa
September 14, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
15 Mahasiswa S2 MPI Umsida Raih Beasiswa LPPD Jawa Timur 2026, Perkuat Kader Pendidikan Islam
September 1, 2026By

Prestasi

Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Paper Terbaik di University Malaya
June 16, 2026By
Mahasiswa S2 Dikdas Umsida Raih Juara 1 Creativity Competition di Universiti Malaya
June 14, 2026By

Kegiatan

Kaprodi S2 Pendidikan Dasar Umsida Perkuat Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
September 22, 2026By
Rapat Dosen Pascasarjana Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital dan Layanan Akademik
September 18, 2026By
Rektor Umsida kepada Maba Pascasarjana: PTN dan PTS Bukan Pembeda, Kesungguhan yang Menentukan Prestasi
September 14, 2026By
Fortama Perdana Pascasarjana Umsida 2026, Bekali 238 Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Magister
September 14, 2026By
Mahasiswa S2 MPI Umsida Penerima Beasiswa Madin 2026 Ikuti Studium Generale Pemprov Jatim
September 12, 2026By
MIST Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Budaya Penjaminan Mutu Akademik
September 2, 2026By
Magister Ilmu Komunikasi UMSIDA dan UMJ Jalin Kerja Sama Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
August 27, 2026By
Lolos Tahap I, Peserta Beasiswa LPPD Jatim Jalani Uji Kitab di Umsida
August 10, 2026By